Udha Furniture


"JASA DESAIN INTERIOR & PRODUKSI FURNITURE"
Office. Jl. Mustang No.10 RT.1/RW.1, Kel. Putat Jaya - Kec. Sawahan, Surabaya - 60255, Jawa Timur - INDONESIA.
Phone. (+62)877-5385-8138

UDHA FURNITURE LOCATION

Selasa, 23 Desember 2008

Macam-macam Bahan untuk Finishing Furniture ( I )



Bahan-bahan Finishing (part.1)

Owner of Udha Furniture


Bahan baku finishing untuk furniture ini memang merupakan lapisan penentu terhadap hasil akhir suatu proses dari produksi furniture sesuai dengan pilihannya.

Finishing Furniture adalah proses pemberian lapisan pada permukaan kayu / mebel dengan tujuan agar dapat menjadikan barang terlindungi dan lebih awet, juga dapat memberi tampilan memikat pada barang sehingga tampak lebih indah, mewah dan elegan.

Finishing Furniture ini merupakan pekerjaan yang membutuhkan ketrampilan tertentu, terlatih dan dituntut dengan banyaknya pengalaman, agar bisa mendapatkan hasil akhir yang maksimal sesuai dengan yang diharapkan, untuk itu sebelum melakukan kegiatan finishing, sebaiknya kita pikirkan dulu bahan apa yang akan kita gunakan. Ya tentunya kita pilih yang sesuai dengan kondisi barang dan keinginanan. yang penting jangan sampai asal pilih bahan finishing untuk furniture kita.


Ada beberapa macam bahan finishing yang dapat kita pakai, diantaranya adalah :


1. MELAMINE

MACAM-MACAM BAHAN FINISHING KAYU / MEBEL
 Finishing berbahan dasar melamine adalah finishing yang tergolong baru dan sedikit lebih mahal.

Pada saat ini banyak konsumen lebih memilih mebel yang finishingnya menggunakan melamine, tuntutan pasar inilah yang membawa pengaruh pada para pengrajin mebel untuk menggunakan melamine sebagai bahan dasar finishing mebelnya.


Produk melamine banyak terdapat di toko bangunan, ada merek impra, furnikute, alfa gloss dll.
Tiap produk menyediakan wood filler, wood stain/pewarna, sending seller dan melamine.
Untuk pewarnaan bisa memilih wood stain cocoa brown, salak brown, dark brown, candy brown, dll.

Sedangkan untuk tampilan akhir bagi mereka yang menyukai elegan bisa menggunakan melamine doff, dan bagi mereka yang menyukai tampilan  mewah bisa menggunakan melamin semi gloss atau gloosy.

Finishing dengan melamine ini mampu memberi kepuasan tersediri yaitu dapat menjadikan furnitur terkesan mewah dan elegan. namaun finishing melamine ini hanya cocok untuk barang furnitur yang ditempatkan di dalam rumah (interior).



2. TEAK OIL 


MACAM-MACAM BAHAN FINISHING KAYU / MEBELTeak oil adalah bahan dasar finishing kayu yang sangat  sederhana dan mudah cara aplikasinya.
karena teak oil tidak membentuk film dan cara penggunaannya cukup dengan membasahi kain ( kain yang berbahan kaos ) dengan teak oil tersebut.

kemudian mengoleskannya pada furniture yang akan di finishing,atau bisa juga dengan cara melumuri memakai kuas,dengan demikian teak oil akan masuk kedalam pori-pori kayu.

Setelah itu diamkan beberapa saat kmudian dibersihkan menggunakan lap kain yang kering.
Finishing dengan bahan dasar teak oil ini sangat sederhana dalam penggunaannya dan hasilnya tidak tahan lama, tidak tahan terhadap air dan cepat pudar sehingga membutuhkan pengulangan olesan teak oil kembali.






3. PERNIS


MACAM-MACAM BAHAN FINISHING KAYU / MEBELPernis adalah salah satu bahan finishing yang sudah sejak lama digunakan untuk melapisi kayu atau perabotan rumah tangga karena harganya yang cukup murah dan pengaplikasiannya sangat mudah baik untuk para pekerja pemula.

Pengaplikasiannya secara manual cukup meratakan cairan pernis pada permukaan furniture yang akan kita finishing dengan menggunakan kuas, dengan catatan kayu atau furniture yang akan difinishing harus dipastikan terlebih dulu sudah benar benar rata dan halus.

finishing dengan pernis bertujuan untuk melindungi furniture / permukaan kayu dari panas matahari, goresan, noda, dan air.
Sayangnya pemakaian bahan ini tidak mampu memberikan tampilan keawetan, dengan berjalannya waktu permukaan kayu atau furniture mudah terlihat memudar dan kusam, sehingga menuntut kita untuk selalu memberi lapisan pernis ulang lagi.



4.  POLITURE


MACAM-MACAM BAHAN FINISHING KAYU / MEBEL
Finishing berbahan dasar shellac (serlak) adalah finishing mebel yang banyak digunakan oleh para pengrajin mebel dari dulu sampai sekarang.
Shellac wujutnya berupa serpihan berwarna kuning, dan ada juga yang berupa batangan, shellak dicairkan dengan menggunakan alkohol atau spirtus.

Aplikasi finishing berbahan dasar shellak ini bisa dikerjakan dengan cara disemprotkan menggunakan spry gun / spet, juga bisa dilakukan secara manual.
Pengerjaan manualnya bisa menggunakan kuas atau kain kaos yaitu membasahi kain (kain berbahan kaos ) dan memoleskan pada permukaan mebel secara berkala, sehingga mendapatkan lapisan tipis / film.
semakin banyak polesan yang kita lakukan secara berkala dan berulang ulang akan membuat politure ini semakin tebal dan indah.



5. CAT BAKARAN


MACAM-MACAM BAHAN FINISHING KAYU / MEBELFinishing bakaran adalah finishing barag-barang mebel yang proses kegiatannya dengan menyemburkan api ke permukaan kayu / berang mebel menggunakan alat penyembur api dengan jarak kurang lebih 50 cm dari alat agar kondisi barang lebih aman dan hasilnya baik.

Kemudian barang yang sudah dibakar disikat dengan sikat baja yang halus dan dibilas dengan air hingga debu bakaran hilang dan serat kayu nampak menonjol, setelah kering dilanjutkan dengan pewarnaan dan pewarnaannya memakai bermacam macam warna cat mobil dan lanjutkan dengan cat tembok warna hitam untuk mengisi pori pori kayu.

Setelah kering lakukan pembersihan cat tembok dengan air sampai bersih hingga tertinggal yang masuk kedalam pori-pori kayu, diamkan setelah kering lakukan penyemprotan tampilan akhir.
Dan untuk lapisan akhir menggunakan melamine atau pernis yang berfungsi sebagai pelindung dari goresan, juga berfungsi sebagai penguat warna cat.


6. Cat Duco Menggunakan NC atau PU

MACAM-MACAM BAHAN FINISHING KAYU / MEBEL

  • Nitro Celuloose / NC bahan ini sangat tipis dan tidak menggunakan bahan pengering berbahaya, sehingga jenis bahan finishing ini menjadi standarisasi Internasional sebagai bahan finishing food grade. 
Tampilan yang halus dan tipis menjadikan ciri utama dari Nitro Celuloose / NC.
  • Poly Urethane / PU sering dikenal dengan sebutan PU, bahan ini menjadi salah satu bahan finishing termahal karena anti gores, tahan panas dan memiliki daya rekat yang sangat kuat terhadap permukaan kayu.


7. Politur Air / Aqua Politure
MACAM-MACAM BAHAN FINISHING KAYU / MEBEL
Politur air / qua politur merupakan pewarnaan kayu yang bersifat transparan,tidak menutup dekorasi / serat kayu.

Finishing politur air saat ini banyak diminati para pengrajin mebel dengan pertimbangan mudah pengaplikasiannya dan harganya relatif murah karena pengencernya berbahan dasar air.

beberapa jenis politur air yang banyak tersedia di toko bangunan diantaranya, Mowilex water based, Balezo wood stain, Propan aqua politure dll
.













Udha Furniture
(+62) 877-5385-8138

BAHAN DASAR FURNITURE

Owner of Udha Furniture

Pertama-tama yang perlu kita ketahui tentang Bahan Baku yang dipakai dalam pembuatan Mebel/Furniture yang digunakan atau di pilih untuk pembuatan barang/kabinet. Karena ada beberapa Hal yang sangat berpengaruh dalam menentukan harga dan Kualitas Barang, yaitu :
  1. Bahan Baku Yang Dipakai
  2. Kerumitan Design
  3. Waktu Produksi
  4. Pemborong/Pembuat/Produksi Furniture
Tapi yang akan kita bahas disini adalah Bahan Baku yang digunakan dalam pembuatan Mebel/Furniture Interior, Indoor, Outdoor, Garden dll.
Berikut adalah bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan Furniture mulai dari harga yang termahal hingga yang termurah.

1. Kayu Solid 
   
Kayu Solid adalah bahan baku pembuatan mebel / furniture Interior maupun Outdoor yang merupakan bahan baku terkuat dibandingkan dengan bahan kayu olahan, tapi dikarenakan volume tanam dan waktu yang relatif lama dan penebangan pohon yang tidak seimbang menyebabkan persedian kayu solid terbatas dan harganya lebih mahal dibanding kayu olahan.

2. Plywood
    
Plywood adalah bahan umum yang sering digunakan dalam pembuatan barang-barang mebel / furniture terutama untuk interior yang terlindung dari panas dan hujan. Harganya relatif lebih murah dari pada harga kayu solid.


Plywood berbahan dasar dari lapisan-lapisan kayu yang ditumpuk berlapis-lapis dan dipress baik itu dari kayu jati, sungkai, nyatoh atau kayu solid jenis lainnya. Dengan kualitas yang lebih baik dibandingkan kayu olahan lainnya, hal ini menyebabkan furniture yang terbuat dari plywood mempunyai harga yang lebih mahal bila dibandingkan dengan kayu olahan yang lain.

3. Blockboard 


Blockboard memiliki harga sedikit lebih murah dibanding plywood demikian juga dengan kualitasnya. Barang ini terbuat dari kumpulan kayu berbentuk kotak kecil yang disatukan dan dipadatkan oleh mesin diberi lapisan di kedua sisinya, dimana lapisannya bisa kayu jati ataupun kayu yang lainnya, Banyak juga digunakan oleh pembuat kitchen set, interior, kamar tidur set, lemari, meja dan lain-lain.

4. MDF
M D F terbuat dari serbuk kayu halus dan bahan kimia resin yang direkatkan dan dipadatkan . Kayu yang dipakai biasanya diambil dari kayu sisa perkebunan ataupun bambu. Ini membuat MDF lebih ramah lingkungan. Bentuknya berupa papan atau lembaran . Versi yang lebih padat dan lebih kuat dikenal dengan HDF (High Density Fibreboard). MDF harganya sedikit lebih murah dari pada plywood dan blockboard. MDF diproses menyerupai bahan kertas yg tebal dan solid. MDF biasanya digunakan pada furniture fabrikasi yang dijual dalam bentuk sudah “jadi” biasanya pelapis luarnya kertas bertexture. Mdf atau Hdf banyak dipakai sebagai bahan dasar furniture import.

5. Partikel Board
Partikel Board  terbuat dari partikel sisa pekerjaan kayu seperti serbuk gergaji, potongan kayu kecil, serpihan kayu dan bahan kimia resin yang direkatkan dengan tekanan tinggi dan kemudian dikeringkan. 
Partikel Board tidak kami sarankan jika anda menginginkan interior yang bertahan lama dan tempat tinggal anda rawan banjir
Jenis ini adalah jenis kayu olahan yang terendah kelasnya. Partikel board sangat rentan air, karena berbahan dasar serbuk kayu kasar yang dipress sehingga memiliki pori-pori yg lebih besar dibandingkan Mdf atau Hdf, sehingga mudah ditembus air dan tidak kuat menahan beban berat. Untuk penggunaan bahan baku furniture dalam interior design berdasarkan custom made (design khusus) partikel board jarang dipakai.

Kami dari Udha Furniture menggunakan bahan baku PLYWOOD sebagai bahan dasar pembuatan furniture-nya. 
Dengan menggunakan HPL (High Pressure Laminated) TACO sebagai bahan finishing touchnya ditambah dengan Desain Interior yang Modern, Minimalist dan Unik/Beda dari yang lainnya.





Bahan Dasar Furniture ( Multiplek + Kayu ) ( 1 )











Bahan Dasar Meubel
dari Multiplek + Kayu





Selasa, 02 Desember 2008

Kitchen Set











Kitchen Set
Bahan Multiplek + Finishing Dico



Meja Tamu



Modern Nightstand





Modern Nightstand Ideas from 





No bedroom is complete without a nightstand or two to complement the space. Not only do nightstands add functionality to your bedroom, they also integrate storage and a variety of styles to go alongside your bed frame. Another plus – many of our Udha Furniture nightstand selections have built-in USB capabilities, so you can stay charged up and on trend no matter the season.



call. (+62)896-8565-7012





FILOSOFI TAHUN BARU 2019

Catatan U-dha Furniture by. Yudha Marwan, ST. Bukan Sekadar Perayaan, Ternyata Ini 5 Filosofi Tahun Baru Jangan hanya ...